Showing posts with label Skripsi Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Skripsi Pendidikan. Show all posts

Sunday, 10 May 2015

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY (CRH) PADA PEMBELAJARAN IMLA’ BAHASA ARAB UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY (CRH) PADA PEMBELAJARAN IMLA’ BAHASA ARAB UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY (CRH) PADA PEMBELAJARAN IMLA’ BAHASA ARAB UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA

 Pembelajaran imla‟ bahasa Arab adalah salah satu pelajaran yang dianggap sulit dicerna oleh siswa dan sebagian besar menganggap pembelajaran ini menjenuhkan, sehingga dampaknya tujuan pembelajarannyapun belum tercapai secara maksimal. Imla‟ berarti talqin yaitu menyampaikan atau mendiktekan kepada orang lain dengan suara keras agar dia memindahkan secara baik dan benar dari segi bahasa dan mempelajarinya. Salah satu model pembelajaran yang tidak membuat jenuh siswa adalah model Course Review Horay (CRH). Model CRH merupakan model pembelajaran yang dapat menciptakan suasana kelas menjadi meriah dan menyenangkan serta membantu siswa untuk memahami konsep dengan baik karena setiap siswa yang dapat menjawab benar diwajibkan berteriak „horee!!‟ atau yel-yel lainnya yang disukai. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah 1) bagaimanakah penerapan model course review horay pada pembelajaran imla‟ bahasa Arab untuk meningkatkan prestasi siswa kelas X-12 MAN 1 Magelang tahun ajaran 2013/2014? dan 2) sejauh mana prestasi siswa kelas X-12 MAN 1 Magelang setelah diterapkan model course review horay pada pembelajaran imla‟ bahasa Arab?. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan dan prestasi belajar siswa kelas X-12 MAN 1 Magelang tahun ajaran 2013/2014 setelah diterapkan model course review horay pada pembelajaran imla‟ bahasa Arab. Jenis dan desain penelitian ini adalah kualitatif dan penelitian tindakan kelas, di dalamnya terdapat dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan nontes. Instrumen tes yang digunakan berupa tes uraian. Analisis data nontes berupa deskriptif kualitatif dan data tes berupa deskriptif prosentase. 

Saturday, 9 May 2015

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIME TOKEN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIME TOKEN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIME TOKEN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA 

 Berbicara merupakan salah satu kemampuan keterampilan berbahasa yang ingin dicapai siswa dalam pembelajaran bahasa termasuk bahasa Arab. Pembelajaran bahasa Arab di MTs Sultan Agung Kalibangkang Kebumen terutama di kelas VIII masih rendah khususnya dalam keterampilan berbicara bahasa Arab, karena dalam pembelajaran bahasa Arab pada kelas VIII belum menggunakan strategi-strategi, model pembelajaran dan media pembelajaran yang efektif dan menarik sehingga dapat menarik minat siswa untuk belajar berbicara bahasa Arab. Salah satu upaya yang ditawarkan sebagai alternatif pemecahan permasalahan diatas adalah dengan penerapan model pembelajaran cooperative learning time token untuk mendukung siswa dalam proses pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Arab. 

Masalah dalam penelitian ini yaitu (1) apakah penerapan model pembelajaran Cooperative Learning Time Token efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab siswa kelas VIII MTs Sultan Agung Kalibangkang tahun ajaran 2013/2014?. Tujuan penelitian ini yaitu (1) untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Cooperative Learning Time Token untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab siswa kelas VIII MTs Sultan Agung Kalibangkang Kebumen tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, dengan cara membandingkan hasil kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif karena data yang disajikan berhubungan dengan angka-angka. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes. Teknik pengumpulan data tes dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah uji hipotesis. linkdownload

Tuesday, 5 May 2015

Pengembangan Media Pembelajaran IPS Berbasis Komputer Model Instructional Games Dengan Materi Peristiwa Menjelang Kemerdekaan RI Untuk Kelas VIII SMP

Latar belakang dari penelitian ini karena kurang maksimalnya penggunaan media pembelajaran berbasis komputer dan kurang optimalnya pemanfaatan fasilitas laboratorium komputer di sekolah. Penelitian ini bertujuan: 1) Menghasilkan media pembelajaran IPS berbasis komputer model instructional games dengan materi peristiw amenjelang kemerdekaan RI untuk kelas VIII SMP; 2)Mengetahui kelayakan media pembelajaran IPS berbasis komputer model instructional games dengan materi peristiwa menjelang kemerdekaan RI untukkelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan atau Research and Development(RnD).

Subjek penelitian adalah siswa kelasVIII B MTs  yang berjumlah 32 siswa. Instrumen pengumpulan data berupa angket/lembar validasi untuk validator dan angket penilaian untuk tanggapan siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknikanalisis deskriptif kualitatif. download link
PENINGKATAN MOTIVASI KERJA DAN MINAT BERWIRAUSAHA PESERTA DIKLAT MELALUI PELAKSANAAN PELATIHAN KETERAMPILAN KERJA PADA BALAI LATIHAN KERJA

PENINGKATAN MOTIVASI KERJA DAN MINAT BERWIRAUSAHA PESERTA DIKLAT MELALUI PELAKSANAAN PELATIHAN KETERAMPILAN KERJA PADA BALAI LATIHAN KERJA

PENINGKATAN MOTIVASI KERJA DAN MINAT BERWIRAUSAHA PESERTA DIKLAT MELALUI PELAKSANAAN PELATIHAN KETERAMPILAN KERJA PADA BALAI LATIHAN KERJA 
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pelaksanaan pelatihan keterampilan kerja pada Balai latihan Kerja di Kabupaten Bantul, 2) apakah ada peningkatan motivasi kerja peserta DIKLAT setelah pelaksanaan pelatihan keterampilan kerja, 3) apakah ada peningkatan minat berwirausaha peserta DIKLAT setelah pelaksanaan pelatihan keterampilan kerja, dan 4) hambatan pelaksanaan pelatihan keterampilan kerja yang dihadapi Balai Latihan Kerja di . Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif kausal, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh ataupun juga hubungan yang bersifat sebab akibat. 

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta DIKLAT yang dibiayai dengan dana APBN triwulan I tahun 2014 di Balai Latihan Kerja . Semua peserta diambil sebagai subjek penelitian sehingga penelitian ini bisa disebut dengan penelitian populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan wawancara serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk memecahkan permasalahan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan analisis dengan Paired T Test.

ANALISIS TINGKAT KOMPETENSI GURU TIDAK TETAP (GTT) SMA DAN SMK DI KOTA

Peran guru sangat dominan terhadap pencapaian belajar siswa. Diperlukan sosok guru yang mempunyai kualifikasi, kompetensi, dan dedikasi yang tinggi dalam menjalankan tugas profesionalnya. Guru dikatakan kompeten apabila telah menguasai empat kompetensi dasar, yaitu kompetensi pedagodik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Guru Tidak Tetap (GTT) SMA dan SMK di Kota .... dalam melaksanakan pembelajaran dituntut untuk memiliki empat kompetensi dasar. Karena kompetensi seorang guru merupakan seperangkat kemampuan dan kecakapan atau keahlian yang harus dimiliki oleh guru selaras dengan tuntutan bidang kerja yang bersangkutan.

contoh skripsi
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penguasaan kompetensi pedagodik, kepribadian, sosial, dan profesional GTT SMA dan SMK di Kota ....? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kompetensi GTT SMA dan SMK di Kota .... Populasi dalam penelitian ini adalah GTT di SMA dan SMK Tingkat Kota .... yang berjumlah 349 guru. Sampel penelitian ini berjumlah 187 guru. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional cluster random sampling. Variabel yang diteliti adalah kompetensi guru dengan indikator kompetensi pedagodik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Analisis data menggunakan teknik deskriptif persentase. download link

Monday, 4 May 2015

Peningkatan Minat Belajar Melalui Media Lagu Pada Mata Pelajaran Ipa Siswa Kelas IV SD

Peningkatan Minat Belajar Melalui Media Lagu Pada Mata Pelajaran Ipa Siswa Kelas IV SD

Peningkatan Minat Belajar Melalui Media Lagu Pada Mata Pelajaran Ipa Siswa Kelas IV SD

 Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan minat belajar melalui media lagu materi pada mata pelajaran IPA siswa kelas IV SD N Wironanggan 01 tahun 2014/2015, (2) menerapkan media lagu materi dari siklus ke siklus dalam upaya meningkatkan minat belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas IV SD N W 2014/2015. Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) yaitu merupakan suatu jenis penelitian yang dilakukan oleh guru untuk memecahkan masalah pembelajaran dikelasnya. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N W Tahun 2014/2015,  yang berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini melalui observasi, dokumentasi, dan tes.Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan deskriptif kualitatif
 Peningkatan Motivasi Belajar Melalui Strategi Example Non Example Pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas V SD Negeri

Peningkatan Motivasi Belajar Melalui Strategi Example Non Example Pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas V SD Negeri

Peningkatan Motivasi Belajar Melalui Strategi Example Non Example Pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas V SD Negeri

 Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar melalui strategi Example Non Example pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri Singopuran 2. Penelitian ini yang menjadi subjek penerima tindakan siswa kelas V SD Negeri ...... yang berjumlah 26 siswa, subjek pelaku tindakan adalah guru kelas V dan peneliti. Obyek penelitian adalah motivasi belajar dengan menggunakan strategi Example Non Example. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validasi dengan cara triangulasi. Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah analisis interaktif yang terdiri dari empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Friday, 24 April 2015

STUDI AKTIVITAS PENGGUNA GAZEBO FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN

STUDI AKTIVITAS PENGGUNA GAZEBO FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN

Manusia dan lingkungan merupakan dua aspek yang tidak dapat dipisahkan, manusia merupakan pusat lingkungan dan sekaligus pula menjadi bagian dari lingkungan. Lingkungan akan mempengaruhi seorang individu begitu pula sebaliknya individu akan mempengaruhi lingkungannya. Keberagaman persepsi setiap individu terhadap lingkungan akan mewarnai lingkungannya. Karena lingkungan bukan hanya menjadi wadah manusia beraktivitas, melainkan pula bagian integral dari pola perilaku manusia. Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah tentang apa saja aktivitas yang terjadi pada gazebo FPTK. Gazebo merupakan ruang publik (publik space) yang sangat diminati mahasiswa untuk melakukan aktivitas dan berinteraksi sosial satu sama lainnya.
Pengguna sebagai individu akan memberikan persepsi pada lingkungannya. Pada penelitian ini pengguna akan memberikan persepsi tentang gazebo FPTK, perbedaan persepsi setiap individu akan menghasilkan keragaman kognisi spasial, yang nantinya akan mengarah kepada keragaman perilaku spasial. Perilaku spasial ini yang nantinya akan menyebabkan banyaknya aktivitas yang tercipta pada sebuah lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui tabel aktivitas, dan wawancara terhadap pengguna gazebo. Fokus penelitian terhadap kondisi sosial (sosial situation) yang mencakup ketiga aspek yaitu penguna gazebo FPTK (actor), gazebo FPTK (place), aktivitas (activity).
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apa saja aktivitas pengguna selama menggunakan gazebo FPTK. Berdasarkan hasil penelitian aktivitas yang terdapat pada gazebo FPTK yaitu diskusi, rapat, duduk, mengobrol, browsing internet, bermain game, makan, minum, kencan, bermain kartu, berdiri di meja, duduk di meja, berdiri di bangku, jongkok pada bangku, duduk di lantai, berjualan, mengerjakan tugas, berdiri, tiduran, membaca koran, kegiatan acara himpunan, merokok, memarkirkan sepeda.
Kata kunci: aktivitas, gazebo FPTK, pengguna gazebo FPTK.

Humans and the environment are two aspects can not be separated, man is the center of the environment and at the same time also becomes part of the environment. Environment will affect an individual and vice versa individual will affect the environment. The diversity of each individual's perception of the environment will be coloring their environment. Because the environment is not just a container of human activity, but also an integral part of human behavior patterns. Background problem in this study is about what activities are happening at the gazebo FPTK. Gazebo is a public space that is in great demand for student social activities and interact with each other. User as an individual would give the perception of the environment. In this study, users will give a perception of the gazebo FPTK, differences in the perception of each individual will produce a diversity of spatial cognition, which will lead to the diversity of spatial behavior. The spatial behavior that would cause a number of activities that are created in an environment. This study used a qualitative descriptive methods, data collection techniques through activities table, and interviews with users gazebo. The focus of research on social conditions which includes three aspects, namely user gazebo FPTK (actor), gazebo FPTK (place), activity (activity). The purpose of this study was to determine what activity the user during use FPTK gazebo. Based on the results of research activities contained in the gazebo FPTK that discussion, meeting, sitting, chatting, browsing the internet, playing games, eating, drinking, dating, playing cards, standing at the counter, sit at a table, standing on a bench, squat on a stool, sitting on the floor, selling, do chores, standing, lying down, reading the paper, the set of event activity, smoking, parked bicycles. Keywords: activity, gazebo FPTK, gazebo FPTK users.

 http://repository.upi.edu/4798/1/S_TA_0900074_Title.pdf
 http://repository.upi.edu/4798/2/S_TA_0900074_Abstract.pdf
 http://repository.upi.edu/4798/3/S_TA_0900074_Table%20of%20Content.pdf
 http://repository.upi.edu/4798/4/S_TA_0900074_Chapter1.pdf
 http://repository.upi.edu/4798/5/S_TA_0900074_Chapter2.pdf
 http://repository.upi.edu/4798/6/S_TA_0900074_Chapter3.pdf
 http://repository.upi.edu/4798/7/S_TA_0900074_Chapter4.pdf
 http://repository.upi.edu/4798/8/S_TA_0900074_Chapter5.pdf
 http://repository.upi.edu/4798/9/S_TA_0900074_Bibliography.pdf

Wednesday, 19 February 2014

IMPLEMENTASI KOMPETENSI PROFESIONAL DALAM MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN PKN

IMPLEMENTASI KOMPETENSI PROFESIONAL DALAM MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN PKN

Kompetensi guru terdiri dari empat bagian, yakni kompetensi sosial, kompetensi padagogik, kompetensi kepribadian dan kompetensi profesional. Kompetensi profesional merupakan kemampuan dalam penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkannya memiliki fungsi seorang guru yang mengayomi, membimbing, medidik, serta memfasilitasi peserta didik. Dalam hal ini, kompetensi profesional guru dapat berperan sebagai proses untuk meningkatkan berpikir kritis pada siswa. Adapun tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk melihat implementasi kompetensi profesional guru terhadap tingkat berpikir kritis siswa kelas VII di SMP Negeri. Penelitian ini didasarkan pada empat permasalahan, yaitu: (1) Bagaimana guru merencanakan program pembelajaran PKn yang mengindikasikan sebagai guru yang memiliki kompetensi profesional di kelas VII SMP Negeri 15 Bandung? (2) Bagaimana guru melaksanakan proses pembelajaran PKn yang mengindikasikan kompetensi profesional dalam rangka meningkatkan berfikir kritis siswa di kelas VII SMP  (3) Bagaimana tingkat berpikir kritis siswa dalam pembelajaran PKn di kelas VII SMP Negeri 15 Bandung? (4) Bagaimana program yang dilakukan oleh pihak sekolah dalam rangka meningkatkan kompetensi profesional guru di SMP Negeri 15 Bandung?. Pendekatan penelitian untuk mengungkap permasalahan tersebut pada dasarnya menggunakan pradigma penelitian kualitatif, tetapi untuk temuan ini dilengkapi dengan data kuantitaif yang diperoleh melalui angket. Peneliti menggunakan penedekatan Mix Design. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, angket, studi dokumentasi, dan studi literatur.
Download 1 Download 2 Download 3 Download 4  Download 5





Thursday, 9 January 2014

PENGARUH PENILAIAN PRESTASI KERJA TERHADAP KOMITMEN KARYAWAN PADA KANTOR WILAYAH USAHA POS V (PT. POS INDONESIA) BANDUNG

PENGARUH PENILAIAN PRESTASI KERJA TERHADAP KOMITMEN KARYAWAN PADA KANTOR WILAYAH USAHA POS V (PT. POS INDONESIA) BANDUNG

Penelitian ini dilakukan pada Kantor Wilayah Usaha Pos V (PT. Pos Indonesia) Bandung. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana gambaran efektivitas Penilaian Prestasi Kerja Karyawan, bagaimana gambaran tingkat Komitmen Karyawan dan adakah pengaruh Penilaian Prestasi Kerja terhadap Komitmen Karyawan pada Kantor Wilayah Usaha Pos V (PT. Pos Indonesia) Bandung. Penelitian ini terdiri dari dua Variabel yaitu Variabel Penilaian Prestasi Kerja dan Variabel Komitmen Karyawan. Adapun indikator Penilaian Prestasi Kerja adalah Relevance (Keterkaitan), Sensitivity (Kepekaan), Reliability (Keterandalan/Kepercayaan), Acceptability (Dapat Diterima), Practicality (Kepraktisan). Indikator Variabel Komitmen Karyawan adalah Affective Commitment (Komitmen Afektif), Normative Commitment (Komitmen Normatif), Continuance Commitment (Komitmen Kelanjutan). Metode penelitian yang digunakan adalah metode explanatory survey. Teknik pengumpulan data angket (kuisioner), observasi dan studi kepustakaan. Instrumen yang digunakan adalah angket model skala likert yang dimodifikasi.

Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederahana. Anggota populasi berjumlah 258 orang, diambil sampel dengan menggunakan random sampling sederhana (simple random sampling) yaitu sebesar 75 orang responden. Secara garis besar gambaran Penilaian Prestasi Kerja pada Kantor Wilayah Usaha Pos V (PT. Pos Indonesia) Bandung termasuk pada kategori efektif. Kondisi ini perlu dipertahankan oleh perusahaan, serta gambaran tingkat Komitmen Karyawan pada Kantor Wilayah Usaha Pos V (PT. Pos Indonesia) Bandung termasuk dalam kategori tinggi.

Abstract This research was conducted at the Post Office Business Area V (PT Pos Indonesia) Bandung. The problem studied in this research is how the picture of the effectiveness of Employee Job Performance Assessment, how is the level of employee commitment and is there any influence Job Performance Assessment on Employee Commitment to Business Area Post Offices V (PT Pos Indonesia) Bandung. The study consisted of two variables, namely Variable Variable Job Performance Assessment and Employee Commitment. The indicator is the Job Performance Assessment Relevance, Sensitivity, Reliability, Acceptable, Practicality. Employee commitment is an indicator variable Affective Commitment, Normative Commitment, Commitment Continuation. The method used is the method of explanatory survey. The data collection is from the questionnaire, observation, and literature study. The instrument uses the modification of Likert scale model questionnaire and the data analysis technique uses a regression analysis. The total population is 258 people and it only takes 75 respondents as a sample based on the simple random sampling. Marginally image of Job Performance Assessment Business Area Post Offices V (PT Pos Indonesia) Bandung, including the effective category. These conditions need to be maintained by the company, as well as the description of the level of employee commitment in Business Area Post Offices V (PT Pos Indonesia) Bandung included in the high category.


 http://repository.upi.edu/4639/1/S_PKR_0608212_Title.pdf
 http://repository.upi.edu/4639/2/S_PKR_0608212_Abstract.pdf
 http://repository.upi.edu/4639/3/S_PKR_0608212_Table_of_content.pdf
 http://repository.upi.edu/4639/4/S_PKR_0608212_Chapter1.pdf
 http://repository.upi.edu/4639/5/S_PKR_0608212_Chapter2.pdf
 http://repository.upi.edu/4639/6/S_PKR_0608212_Chapter3.pdf
 http://repository.upi.edu/4639/7/S_PKR_0608212_Chapter4.pdf
 http://q.gs/5LsY

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI : Studi Kasus Pada Siswa Kelas X Sma Negeri 1 Kota Sukabumi

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI : Studi Kasus Pada Siswa Kelas X Sma Negeri 1 Kota Sukabumi

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh faktor kecerdasan emosional dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi. Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian yaitu siswa kelas X di SMA Negeri 1 Kota Sukabumi dengan sampel sebanyak 218 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survey dengan menggunakan angket sebagai alat pengumpul data dan teknik statistic menggunakan regresi linier berganda, dalam analisis data menggunakan bantuan program SPSS 17.00 for Windows.

Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,544 atau 54,4%, artinya bahwa secara simultan kecerdasan emosional dan motivasi belajar memberikan kontribusi pengaruh sebesar 54,4% terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Kota Sukabumi pada mata pelajaran ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh temuan bahwa secara parsial kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Kota Sukabumi pada mata pelajaran ekonomi, dengan kontribusi pengaruh yang diberikan sebesar 15,3%. Sementara, secara parsial motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Kota Sukabumi pada mata pelajaran ekonomi, dengan kontribusi pengaruh yang diberikan sebesar 39,1%.

Kata Kunci : kecerdasan emosional, motivasi belajar, prestasi belajar Abstract The purpose of this study is to determine the influence of emotional intellience and motivation on student achievement on economic subjects. In this study, the research object is in the tenth grade students of SMA Negeri 1 Sukabumi with sample of 218 students. The method used in this study is a survey using a questionnaire as a means of collecting data and statistical techniques using multiple linear regression, analysis of data using SPSS 17.00 for Windows. Based on the research results, the value of the coefficient of determination (R2) of 0.544 or 54.4%, meaning that simultaneous emotional intelligence and motivation to contribute 54.4% influence on student achievement class X SMA Negeri 1 Sukabumi on subjects economy. The result showed that the partial findings of emotional intelligence have a significant effect on student achievement class X SMA Negeri 1 Sukabumi on economic subjects, the contribution of influence exerted by 15.3 %. Meanwhile, partial motivation to learn a significant effect on student achievement class X SMA Negeri 1 Sukabumi on economic subjects, the effect of a given contribution of 39.1 % Keywords: emotional intelligence , motivation to learn , academic achievement

download here
 http://repository.upi.edu/4636/1/S_PEK_0901757_Title.pdf
 http://repository.upi.edu/4636/2/S_PEK_0901757_Abstract.pdf
 http://repository.upi.edu/4636/3/S_PEK_0901757_Table_of_content.pdf
 http://repository.upi.edu/4636/4/S_PEK_0901757_Chapter1.pdf
 http://repository.upi.edu/4636/5/S_PEK_0901757_Chapter2.pdf
 http://repository.upi.edu/4636/12/S_PEK_0901757_Chapter3.pdf
 http://repository.upi.edu/4636/8/S_PEK_0901757_Chapter5.pdf
 http://repository.upi.edu/4636/7/S_PEK_0901757_Chapter4.pdf
 http://repository.upi.edu/4636/13/S_PEK_0901757_Appendix.pdf


Top